Puisi-Puisi Romzul Falah

Bertaruh Kelebat Nenek beritahu cucumu jika rumah digeledah kamar tempat puisi-puisi disimpan dan kangen diletakkan rapi dalam alamat kepergian   kirimi surat

Puisi-puisi Saraswati

Ketika Lelaki Itu Jatuh ketika lelaki itu jatuh menuju lembah tempat aku bermula menyanyikan kidung kidung kembara tak apa jika kau adalah

Puisi-puisi Saiful Bahri

JIHAD SUNYI dawai perang mengguncangkan dukana hasrat petang tergerai jawaban jihad sunyi yang menyulam cahaya kunang-kunang Tapi, belum sempat kuceritakan rasa pahit

Puisi-puisi Jingga Kelana

Meraba Diri Serimbun asa mengusik rasa apa dan siapa beriring sapa kutengadah langit biru yang luas, kupandangi bintang bintang berkilau, kutembang rembulan

Puisi-puisi Nasrullah Thaleb 

Dalam Kepulan Asap Tembakau Dalam  kepulan asap tembakau seorang bidadari terbang mengintari langit kamar, merayap telanjang di dinding bibir merahnya menggoda sufi

Puisi-puisi Zab Bransah

Pulang I   Langkahku malam ini merindukan kembali pada tanah kelahiran jalan masih panjang menapaki diri pada malam-malam yang makin menepi pada

Puisi-puisi Joel Pasbar

Sang Pendosa Angan berlari di antara kawanan awan. Bersulang dingin gunung menatap lembah-lembah pasrah, menampung doa para penunggang musim kehilangan gairah ketika curah

Puisi-puisi Mustiar AR

Anak Kecil Itu Anak kecil itu mati di negeri kaya demi minyak, gula, terigu, beras Ah!   Anak kecil itu terinjak-injak demi

Puisi-Puisi Muhammad Rain

Aku Dilahirkan untuk Ada daun jatuh lembaran waktu menguningi sepi layu dan merungui apa saja termasuk mata air termasuk celah lubuk sungai