Puisi Sultan Musa

NAFAS JENDELA WAKTU Bila  dusta  membuai  dalam  tajuk dan pekik merayu pelipur, lalu mengapa  semua  yang  kan  terjalani  keruh   Meski parau

Puisi Budhi Setyawan

BUDHI SETYAWAN   Sebuah Magrib magrib adalah semacam pintu tempat bertukar peran pada jaga terang dan gelap seperti sisi riwayat sejarah orang

Puisi Yosi Adi Setiawan

Mata Waktu   Tiap hari mata ponsel bertengkar dengan mataku untuk memastikan tatapan siapa yang paling tahan lama. “Makin lama kok makin

Puisi-Puisi Romzul Falah

Bertaruh Kelebat Nenek beritahu cucumu jika rumah digeledah kamar tempat puisi-puisi disimpan dan kangen diletakkan rapi dalam alamat kepergian   kirimi surat

Puisi-puisi Saraswati

Ketika Lelaki Itu Jatuh ketika lelaki itu jatuh menuju lembah tempat aku bermula menyanyikan kidung kidung kembara tak apa jika kau adalah

Puisi-puisi Saiful Bahri

JIHAD SUNYI dawai perang mengguncangkan dukana hasrat petang tergerai jawaban jihad sunyi yang menyulam cahaya kunang-kunang Tapi, belum sempat kuceritakan rasa pahit

Puisi-puisi Jingga Kelana

Meraba Diri Serimbun asa mengusik rasa apa dan siapa beriring sapa kutengadah langit biru yang luas, kupandangi bintang bintang berkilau, kutembang rembulan

Puisi-puisi Nasrullah Thaleb 

Dalam Kepulan Asap Tembakau Dalam  kepulan asap tembakau seorang bidadari terbang mengintari langit kamar, merayap telanjang di dinding bibir merahnya menggoda sufi

Puisi-puisi Zab Bransah

Pulang I   Langkahku malam ini merindukan kembali pada tanah kelahiran jalan masih panjang menapaki diri pada malam-malam yang makin menepi pada