Puisi Adhiet’s Ritonga

Listrik Penggoda Iman    Entah bagaimana mestinya bersikap Menyelaraskan hati dengan Pemimpin Negeri Bukan tak ingin patuh pada perintah Melainkan hidup harus

Puisi Firmansyah Evangelia

Mozaik Santri Bismillah, dengan ucap paling baka Aku bersaksi: bahwa hikyat tangan-tanganku Menggenggam kitab-kitab dan peradaban sarung paling hakiki Lantas, kerap menakdzimi

PUISI FARIS AL FAISAL

Sebuah Sajak, Sebuah Syair          Hujan menurunkan bahasa Aku memungut kata-kata dalam gelas sajak Menyuling bening air mata di sana Memayungi kenangan

Puisi-Puisi Romzul Falah

Bertaruh Kelebat Nenek beritahu cucumu jika rumah digeledah kamar tempat puisi-puisi disimpan dan kangen diletakkan rapi dalam alamat kepergian   kirimi surat

Puisi-puisi Saraswati

Ketika Lelaki Itu Jatuh ketika lelaki itu jatuh menuju lembah tempat aku bermula menyanyikan kidung kidung kembara tak apa jika kau adalah

Puisi-puisi Saiful Bahri

JIHAD SUNYI dawai perang mengguncangkan dukana hasrat petang tergerai jawaban jihad sunyi yang menyulam cahaya kunang-kunang Tapi, belum sempat kuceritakan rasa pahit

Puisi-puisi Jingga Kelana

Meraba Diri Serimbun asa mengusik rasa apa dan siapa beriring sapa kutengadah langit biru yang luas, kupandangi bintang bintang berkilau, kutembang rembulan

Puisi-puisi Nasrullah Thaleb 

Dalam Kepulan Asap Tembakau Dalam  kepulan asap tembakau seorang bidadari terbang mengintari langit kamar, merayap telanjang di dinding bibir merahnya menggoda sufi

Puisi-puisi Zab Bransah

Pulang I   Langkahku malam ini merindukan kembali pada tanah kelahiran jalan masih panjang menapaki diri pada malam-malam yang makin menepi pada