by

Laze Rilis Album Digital “Puncak Janggal”

-Musik-38 views

Jakarta, Radar Seni – Penyanyi rap Havie Parkasya alias  Laze merilis album penuh kedua bertajuk “Puncak Janggal” secara digital. Album tersebut ia rilis di bawah label rekaman Preach Ja. Di dalam album terbaru ini, Laze menyajikan 14 lagu.

“Definisi ‘Puncak Janggal’ menurut gue ada beberapa, satu itu adalah fase kayak lu ngerasa sudah ada di atas. Waktu udah sampai ternyata enggak seindah yang dikira,” kata Laze dalam rilis yang diterima redaksi, Sabtu  (14/11/2020).

“Definisi lain adalah sikap fake it till you make it. Misalnya lo datang ke pesta yang mewah dan sebenarnya lo enggak nyaman di situ. Tetapi lo pura-pura nyaman demi sampai puncak,” sambung Laze.

Berbeda dengan lagu-lagu hip hop yang kebanyakan bercerita tentang sisi kehidupan kelam maupun glamor, ‘Puncak Janggal’ justru banyak berisi renungan tentang bagaimana cara mencapai kesuksesan dan menyiasati fananya ketenaran. Namun, tanpa harus mengorbankan prinsip dan integritas.

Mayoritas lagu ditulis tulis berdasarkan pengalaman pribadi, seperti lagu “Teman Lama”. Lagu berdurasi tiga menit lebih itu bercerita tentang sekelompok teman yang ketika tumbuh memiliki pandangan berbeda akan sesuatu. Seperti pandangan terhadap politik dan agama.

“Lagu ‘Turun Dari Langit’, lagu ini soal pandemi. Ya gue sebagai musisi merasa kesulitan di tengah pandemi, berharap uang turun dari langit,” kata Laze.

Laze mengaku selalu berusaha menyampaikan pesan dari lagu-lagunya dengan memakai lirik atau kata yang terdengar umum di telinga.
“Dalam milih kata gue enggak milih kata yang berat. Jadi walaupun masih baku tetap bahasanya sehari-hari mungkin,” ujar Laze.

Dalam album bernuansa hip hop yang tayang di berbagai layanan musik digital mulai tanggal 13 November kemarin ini terdapat banyak instrumen analog termasuk synth, strings dan terompet. Hal tersebut merupakan kreasi Laze bersama  Randy MP yang membantunya menggarap album.

Laze juga berkolaborasi dengan beberapa penyanyi lain, di antaranya Baskara Putra alias Hindia, Petra Sihombing, dan Ben Sihombing. Rencananya, konser virtual “Puncak Janggal” akan digelar bulan Desember mendatang. (nda)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed