by

Puisi-puisi Mustiar AR

-PUISI-31 views

Anak Kecil Itu

Anak kecil itu

mati di negeri kaya

demi minyak, gula, terigu, beras

Ah!

 

Anak kecil itu

terinjak-injak demi mengayomi

keluarganya nan papa.

 

Meulaboh, 02-05-2018

 

Kekasih

Kekasih

biarkan kucium keningmu

ingin kuberlama-lama

hanya denganmu.

 

Meulaboh, 27-04-2018

 

Orang-Orang

 

Orang-orang berlari

tanpa membawa kepala

tanpa cinta

tanpa senyum

 

Orang-orang berwajah bengis.

 

Meulaboh, 12-12-2017

 

Smong

Kita hanya sekepal tanah

lalu disempurnakanNya.

 

Kita hanya mayat

mengapung di lautnya.

 

Pasar Aceh-Meulaboh, 2017

 

Amuk

Amuk rindunya

waktu ke waktu

gemuruhnya bertali asih

 

Amuk rindu ini

bersunyi di dekapmu

kekasih

 

Meulaboh, 23-12- 2017

 

Mustiar AR adalah penyair kelahiran Meulaboh, 15 April 1967. Ia menamatkan sekolahnya di Madrasah Aliyah Negeri 1 Meulaboh. Karya pertamanya dimuat di SKM Taruna Baru Medan 1987 berjudul “Kutambat Kapal di Dermagamu.” Selanjutnya karya puisi-puisinya dimuat berbagai media lokal dan nasional, baik cetak maupun online.

Beberapa dari sajaknya terkumpul dalam antologi puisi bersama, antaranya Nuansa Pantai Barat (Lempa, 1993), Halimun Malam (HBS Club, 1994), Deru Pesisir (Sanggar Sebaya, 1994), Seulawah (Yayasan Nusantara/Pemda Aceh, 1995), dan Ziarah Ombak (La Pena, 2005). Saat ini bermukim di Jalan Yos Sudarso, Lingkungan Camar Laut, Desa Suak Indrapuri, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed